Shenzhen juga dikenal sebagai Sham Chun, adalah sebuah kota di Provinsi Guangdong di tenggara Cina Daratan. Kota ini terletak di tepi timur muara Sungai Pearl dan Pelabuhan Shenzhen adalah pelabuhan peti kemas tersibuk keempat di dunia. Shenzhen adalah salah satu zona ekonomi khusus China dan sejak menerima status ini, populasi kota dan produk domestik bruto (PDB) telah meningkat pesat. Siap untuk mempelajari lebih lanjut tentang kota kaya ini? Dari gedung pencakar langit, kereta bawah tanah, dan bursa saham, berikut adalah beberapa fakta paling menarik tentang Shenzhen di Tiongkok.

1. Shenzhen Adalah Bagian dari Megacity Terbesar di Dunia

Selama tahun 1970-an, Shenzhen adalah kota kecil berpenduduk sekitar 30.000 orang. Kemudian, pada tahun 1979, pejabat memberikan status kota Shenzhen dan setelah ini pada tahun 1980 mereka menetapkannya sebagai Zona Ekonomi Khusus (KEK), yang pertama di Cina. Dalam empat dasawarsa sejak mendapat status KEK, jumlah penduduk bertambah 19,5 juta orang. Saat ini, Shenzhen adalah kota terbesar ketujuh di China yang diukur berdasarkan wilayah perkotaan dengan 12.831.330 penduduk terdaftar pada tahun 2022. Namun, menghitung penduduk yang tidak terdaftar, total populasi melonjak menjadi sekitar 20 juta. Shenzhen adalah bagian dari megacity terbesar di dunia, metroplex Guanzhou, yang berpenduduk 44 juta orang.

2. Shenzhen Adalah Kota Paling Makmur di Daratan China

Bukan hanya populasi Shenzhen yang tumbuh. Pada tahun 1979, PDB Shenzhen adalah CNY 197 juta, dengan PDB per kapita sebesar CNY 606. Pada tahun 2020, PDB Shenzhen mencapai CNY 2,77 triliun, dengan PDB per kapita sebesar CNY 203,5. Ini adalah kota dengan PDB per kapita tertinggi di Cina. Pendapatan rata-rata kota ini lebih dari 50 persen lebih tinggi daripada Beijing dan Shanghai. Ini menjadikannya kota terkaya di China.

BACA:  10 Tempat Wisata di Zurich, Swiss yang Paling Hits

3. Shenzhen Adalah Kota Pencakar Langit

Cakrawala Shenzhen menjulang dengan banyak gedung pencakar langit. Pada tahun 2021, Shenzhen memiliki 342 gedung pencakar langit besar di atas 150 meter (492 kaki). Ini adalah kota dengan gedung pencakar langit terbanyak kedua di dunia. Hanya Hong Kong yang memiliki lebih banyak dengan 518-nya.

4. Gedung Tertinggi Kelima di Dunia Ada di Shenzhen

Ping An Financial International Center dengan 118 lantai dan tinggi 592,5 meter (1943,8976 kaki), adalah gedung pencakar langit tertinggi di Shenzhen. Ini juga merupakan gedung pencakar langit tertinggi kedua di Cina dan gedung tertinggi kelima di dunia. Di dalam Ping An IFC, ada dek observasi setinggi 550 meter (1.804 kaki) dengan pemandangan kota yang menakjubkan. Bangunan ini juga merupakan rumah bagi salah satu hotel mewah tertinggi di dunia, Park Hyatt Shenzhen. Terletak hanya 4 km dari Ping An IFC adalah Pusat Keuangan KingKey 100. Dengan tinggi 441,8 meter (1449,5 kaki) dengan 100 lantai, ini adalah gedung tertinggi kedua di Shenzhen dan gedung tertinggi ke-26 di dunia.

5. Shenzhen Memiliki Bursa Saham

Bursa Efek Shenzhen (SZSE) adalah salah satu dari tiga bursa saham yang beroperasi secara independen di Cina Daratan. Pada 2019, itu adalah bursa saham terbesar ke-7 di dunia. Kapitalisasi pasar emiten tersebut sekitar US$2,504 triliun. Ini adalah bursa saham terbesar keempat di Asia Timur dan Asia.

BACA:  7 Tempat Wisata di Lisbon Terhits Dikunjungi

6. Shenzhen Adalah “Lembah Silikon Tiongkok”

Banyak perusahaan teknologi Cina didirikan di Shenzhen, misalnya, Huawei, Tencent, Mindray, Netac, Xunlei, Kingdee, DJI, Han’s Laser, BGI, dan BYD. Ini telah membuat kota itu mendapat julukan Lembah Silikon China. Shenzhen juga merupakan rumah bagi pusat distribusi produk elektronik terbesar di Asia, dan salah satu yang terbesar di dunia. Di Pasar Elektronik Huaqiangbei, terdapat lebih dari 38.000 bisnis dan Anda dapat membeli semua komponen individual yang diperlukan untuk membuat ponsel atau komputer dari awal.

7. Metro Shenzhen Adalah yang Terbesar Kelima di China

Dibuka pada tahun 2004, Metro Shenzhen adalah sistem metro kelima di Daratan China setelah yang ada di Beijing, Tianjin, Shanghai, dan Guangzhou. Dengan total panjang 382,1 km (237,4 mil), sistem metro Shenzhen adalah yang terpanjang kelima di Cina. Ini juga yang kelima tersibuk dengan penumpang tahunan 1646,1 juta (pada 2018).